Indikator
  • Undercontruction
Bom di Tiga Gereja di Surabaya

Seribu Lilin dari Kota Probolinggo untuk Korban Bom Surabaya

Home / Peristiwa - Daerah / Seribu Lilin dari Kota Probolinggo untuk Korban Bom Surabaya
Seribu Lilin dari Kota Probolinggo untuk Korban Bom Surabaya Seribu nyala lilin duka dari warga Kota Probolinggo untuk korban bom bunuh diri. (FOTO: Happy L./ TIMES Indonesia)

SEMARANGTIMES, PROBOLINGGOSeribu lilin menyala dibawah monumen garuda, di Alun-Alun Kota Probolinggo, Jawa Timur. Nyala seribu lilin itu, sebagai simbol duka untuk para korban tragedi bom bunuh diri Surabaya dan Sidoarjo.

Aksi nyala seribu lilin duka itu, diikuti ratusan warga Kota Probolinggo. Perwakilan dari semua agama, mulai dari Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Katolik.

Turut serta di dalamnya, unsur TNI, dan Polri. Pengumpulan seluruh elemen masyarakat itu, sebagai bentuk persatuan dan kesatuan warga Kota Probolinggo.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, bahwa pihaknya, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan TNI, berkomitmen menyatakan kecaman pada segala macam bentuk tindakan teroris.

Terkait dengan tragedi di Surabaya, Sidoarjo, Jakarta dan di seluruh lokasi teror, Alfian menghimbau agar masyarakat Kota Probolinggo, tidak terprovokasi.

“Jangan terprovokasj dengan isu yang tidak bertanggung jawab. Karena semua hanya ingin mengadu domba dan memecah belah bangsa,” katanya, Senin (14/5/2018) malam.

Senada dengan Kapolresta, Ketua FKUB Kota Probolinggo, Abdul Halim, juga mengecam aksi brutal teroris, di sejumlah wilayah Indonesia.

Dikatakannya, tak ada agama manapun, yang mengajarkan maupun membenarkan tindak kekerasan semacam itu.

Sebagai informasi, setidaknya ada belasan tersangka teroris tewas, dalam tragedi serangan teroris di Jawa Timur. Sementara puluhan warga sipil, maupun anggota Polri, juga gugur.

Hingga kini, pihak berwajib masih terus berupaya menangkap dan mengungkap para terduga teroris, di tanah air. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com