Pulihkan Ekonomi Rakyat, Walikota Semarang dan Kapolrestabes Resmikan Kampung Siaga

Home / Berita / Walikota Semarang dan Kapolrestabes Resmikan Kampung Siaga
Walikota Semarang dan Kapolrestabes Resmikan Kampung Siaga Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sedang memakaikan masker secara simbolis kepada polisi dalam peresmian kampung siaga. (FOTO: Humas Pemkot Semarang/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESSEMARANG, SEMARANGWali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama Kapolrestabes Semarang, Auliansyah Lubis meresmikan Kampung Siaga yang di Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara pada Rabu (5/8/2020).

Bersamaan dengan itu, Pemkot dan Polrestabes juga meluncurkan program Bhabinkamtibmas Candi Polrestabes Semarang. Dengan program tersebut diharapkan keberadaan Bhabinkamtibmas dapat lebih bersinergi dengan masyarakat, guna menumbuhkan kepercayaan untuk mengatasi berbagai persoalan.

Hendrar-Prihadi-3.jpg

"Sinergitas bersama Bhabinkamtibmas sendiri dirasa penting untuk dapat mendampingi masyarakat, agar meningkatkan kesadaran dalam menjaga linkungan tetap aman, nyaman, dan sehat," ujar Kapolrestabes Semarang, Auliansyah Lubis.

Sementara itu, Hendi menceritakan bahwa Kampung Siaga Candi dibentuk di masa Pandemi Covid-19, secara khusus agar masyarakat dapat tetap beraktifitas, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Awalnya masyarakat diimbau untuk berada di rumah saja demi keselamatan. Namun efek yang dirasakan, masyarakat jadi tidak bisa bekerja, tidak mendapat penghasilan, yang kemudian bisa membuat mereka sakit bahkan meninggal. Di sisi lain juga berakibat meningkatnya kriminalitas karena semua orang dalam kondisi ekonomi yang kurang baik. Maka bersama Pak Aulia kita membentuk sebanyak 88 kampung siaga candi,” ujar Hendi.

Kampung tersebut kemudian dimasifkan lagi dengan mengutamakan pada persoalan di bidang kesehatan, wilayah ekonomi juga diperhatikan dan sosial budaya juga diprioritaskan melalui pembagian masker kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hendrar-Prihadi-4.jpg

Setelah itu, karena terbukti efektif Pemerintah kota Semarang bersama Forkopimda, TNI, Polri kembali membentuk Kampung Siaga Candi di 177 kampung siaga hebat.

“Dulu karena Rapid dan Swab test yang dilakukan secara massif, angka positif sempat berada di angka 970, namun dengan adanya kampung siaga candi hebat ini angka positif Covid-19 Kota Semarang dapat turun di angka 622. Ditambah lagi tidak adanya gejolak masyarakat, dan mereka bisa berkegiatan dengan nyaman dan lancar sesuai dengan SOP kesehatan,” tambahnya.

Untuk itu, ia berterima kasih karena pihak Polrestabes dapat melihat secara langsung peresmian kampung siaga candi tersebut. Hendi mengklaim bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sebagai seremoni belaka, melainkan untuk kemaslahatan kota dan warga Semarang agar semakin sejahtera.

Dalam kesempatan yang dihadiri Wali Kota Semarang dan Kapolrestabes Semarang itu juga dilakukan penyebaran benih ikan sebagai bentuk Ketahanan Pangan Kampung Siaga Candi Hebat serta Asistensi Penilaian Kampung Siaga Candi oleh Tim Polda Jawa Tengah di Kelurahan Panggung Lor. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com