Presiden RI Jokowi: Tak Ada Target 100 Hari Pertama

Home / Berita / Presiden RI Jokowi: Tak Ada Target 100 Hari Pertama
Presiden RI Jokowi: Tak Ada Target 100 Hari Pertama Presiden RI Joko Widodo. (FOTO: Setkab RI for TIMES Indonesia)

TIMESSEMARANG, JAKARTAPresiden RI Jokowi (Joko Widodo) menegaskan jika ia tak memiliki target khusus untuk 100 hari pertama pemerintahannya di periode kedua ini.

Ditemui usai melantik dan mengambil sumpah jabatan para menteri dan pejabat setingkat menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019), presiden memberikan sejumlah penjelasan terkait menyangkut Kabinet Indonesia Maju.

Menurut Jokowi, pemerintah yang dipimpinnya akan melanjutkan kinerja dari yang sebelumnya. "Yang jelas kita ingin mengejar, yang pertama yang berkaitan dengan defisit neraca perdagangan, defisit transaksi berjalan, kemudian membuka lapangan pekerjaan. Yang ini kita akan lakukan dengan menarik investasi yang sebanyak-banyaknya," kata presiden.

Presiden mengaku sudah menyampaikan pada para menterinya saat bertemu satu persatu kemarin, bahwa reformasi birokrasi harus dilakukan secara konkret, sehingga hal-hal yang yang ruwet harus disederhanakan.

Selain itu, prioritas utama lima tahun ke depan adalah pembangunan sumber daya manusia. Sehingga semuanya yang berkaitan dengan itu harus digarap secara ramai-ramai sehingga memunculkan sebuah daya saing, memunculkan sebuah competitiveness index yang meloncat lebih baik.

"Dan yang paling terakhir, penggunaan APBN yang fokus dan terarah," tegas Presiden RI Jokowi sembari menambahkan jika undang-undang atau aturan yang menghambat investasi akan dilakukan revisi dengan cara cepat lewat Omnibus Law. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com