Yuk, Jelajahi Museum Islam Indonesia di Kabupaten Lamongan

Home / Wisata / Yuk, Jelajahi Museum Islam Indonesia di Kabupaten Lamongan
Yuk, Jelajahi Museum Islam Indonesia di Kabupaten Lamongan Pengunjung sedang mengamati koleksi benda yang ada di Museum Islam Indonesia di Kabupaten Lamongan. (FOTO: Istimewa/TIMES Indonesia)

TIMESSEMARANG, LAMONGAN – Ada satu spot wisata edukasi menarik di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Namanya Museum Islam Indonesia atau Indonesian Islamic Art Museum. Museum ini memiliki ratusan koleksi benda-benda bersejarah terlengkap.

Manager Riset dan Pengembangan Museum Islam Indonesia, Yulianto mengatakan, museum Islam terdiri dari tiga zona utama.

“Ada zona audio visual, zona galeri peninggalan kerajaan Islam dunia dan zona diorama,” kata Yulianto kepada TIMES Indonesia, Minggu (15/9/2019).

Museum-Islam-Indonesia-1.jpg

Pada zona audio visual pengunjung diputarkan film pendek dengan durasi 15 menit tentang sejarah peradaban Islam. Zona kedua, masuk pada zona galeri berisi koleksi- koleksi peninggalan kerajaan Islam.

Diantaranya, sejarah kejayaan Ksatria Kerajaan Muslim Ottoman Turki, peninggalan Kerjaan Muslim Mughal India seperti Taj Mahal dan Jodha Akbar, panglima besar muslim Laksamana Cheng Ho yang termasyur, Samudra Pasai Sumatera, Aceh, Mataram Islam dan rekam jejak Walisongo di Pulau Jawa.

Pada zona terakhir, zona Diorama terdapat beberapa koleksi miniatur tiga dimensi, seperti beberapa miniatur masjid, toko persia, dan gambaran masa persebaran Islam melalui perdanganagan.

Mengunjungi museum ini pengunjung dimanjakan dengan zona yang benar nyaman luar dalam. Mulai dari audio visual room yang menyajikan film animasi ‘The Glorious of Islam’ yang bercerita tentang keadaan Jazirah Arab sebelum Rasulullah lahir. Juga bagaimana Islam tersebar ke seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia.

Museum-Islam-Indonesia-2.jpg

Selain itu, zona audio visual room ini juga bisa dijadikan sebagai tempat halal bihalal, bedah buku, seminar dan masih banyak lainnya.

Tak hanya itu Indonesian Islamic Art juga menjadi satu-satunya museum di Indonesia yang sudah berbasis teknologi Informasi bernama augmented. Hal ini dapat membuat pengunjung merasa asyik untuk berkunjung ke museum. Mereka akan menemukan sejarah Islam dunia yang menakjubkan dlam bentuk tiga dimensi. Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa berfoto dengan gambar tiga dimensi tersebut. 

Indonesian Islamic Art Museum memiliki zona Diorama interaktif/area photo spot keren yang bisa dinikmati oleh para pengunjung  Zona ini biasanya kita sebut dengan Diorama Room. Di ruangan ini terdapat berbagai replika peradaban Islam seperti Masjid Chengho, Kapal Chengho, Pasar tradisional, toko klontong, pergudagangan belanda, keraton surosowan dan masih banyak lainnya. Replika tersebut disertai dengan pemandangan pantai, pemandangan pasar disertai dengan suara-suara yang membuat pengunjungnya seakan-akan berada dalam sebuah situasi yang nyata.

Edukatif, Inspiratif dan bisa dijadikan sebagai tempat belajar kedua bagi para siswa. Indonesian Islamic Art Museum memiliki paket edukasi yang sangat cocok untuk siswa dan siswi belajar. Terdapat Lembar Kerja Siswa yang disesuaikan dengan kurikulum pendidikan yang dapat didownload secara online.

Selain itu, para siswa juga akan mendapatkan game gratis seperti permainan puzzle dan permainan-permainan lain yang dapat membentuk karakter siswa. Ada juga kegiatan-kegiatan art seperti membatik, merakit wayang, mencocol kaligrafi dan masih banyak lainnya. Yuk, TIMES Lovers mari kita jelajahi Museum Islam Indonesia di Kabupaten Lamongan Jawa Timur. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com